Gerakan Donasi Buku Cinta Baca

Lihat Video “Gerakan Donasi Buku Cinta Baca”

 

“Membaca membuka jendela pengetahuan,

tidak membaca membuat tidak banyak tahu,

ketidaktahuan itu dekat dengan kebodohan,

dan kebodohan adalah salah satu faktor utama kemiskinan.”

 

Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan Negara Indonesia berdasarkan UUD 1945. Namun, hingga kini kualitas pendidikan di Indonesia secara keseluruhan masih memprihatinkan. Rendahnya minat baca masyarakat dan masih tingginya angka buta aksara* merupakan salah satu aspek yang menyumbang kondisi tersebut. Di kawasan regional, minat baca Indonesia termasuk yang terendah di Asia Timur.

Data terbaru yang dirilis BPS dan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyebutkan bahwa jumlah penduduk buta aksara 2014 di Indonesia sejumlah 6.007.486 atau sekitar 3,76% dari total penduduk.

Ada beberapa hal yang membuat minat baca demikian rendah, antara lain kemampuan masyarakat untuk membeli buku yang kecil, kesempatan untuk dapat mengakses tempat dan sumber bacaan yang minim, dan sebagainya. Untuk alasan kedua tersebut, pembukaan sarana perpustakaan yang dengan mudah diakses oleh masyarakat merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan. Sebab, jumlah perpustakaan di Indonesia masih sangat minim. Sekitar 50.000 (80%) desa/kelurahan di Indonesia belum memiliki perpustakaan, dan baru 1% sekolah yang memiliki perpustakaan memadai.**

Yayasan Cinta Baca adalah organisasi nirlaba yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara membangun Pusat Pembelajaran Masyarakat berbasis Perpustakaan.

Sampai dengan Agustus 2015, Cinta Baca memiliki 152 Perpustakaan di 7 Provinsi di seluruh Indonesia, yaitu Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, dan Sulawesi Selatan.

 

Melalui pembangunan perpustakaan di tengah masyarakat, yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran masyarakat (Community Learning Center), Cinta Baca melakukan pemberdayaan masyarakat berbasis perpustakaan. Melalui sarana dan program ini, masyarakat sekitar perpustakaan tidak saja memiliki akses ke dunia pengetahuan secara mandiri, tetapi juga ditolong untuk mengalami peningkatan taraf dan kualitas hidup.

 

Melihat betapa strategis keberadaan Perpustakaan serta buku-buku yang menunjang pengetahuan, Yayasan Cinta Baca akan merevitalisasi puluhan ribu koleksi buku yang ada di perpustakaan Cinta Baca. Kami mengajak Anda untuk berpartisipasi dalam usaha bersama ini, demi generasi muda Indonesia yang Cerdas.

Kami menyelenggarakan Gerakan Donasi Buku (#GarasiBuku) Cinta Baca.

 

 

Apa itu Gerakan Donasi Buku Cinta Baca?

Gerakan yang digalang oleh Yayasan Cinta Baca, melibatkan partisipasi masyarakat untuk mendonasikan buku layak baca. Buku-buku yang dibutuhkan adalah buku untuk segmentasi anak-anak dan remaja; tidak memuat unsur SARA, kekerasan, dan pornografi.

 

Mengapa penting untuk terlibat dalam gerakan ini?

Setiap donasi buku yang Anda berikan, akan menambah khazanah buku di Perpustakaan Cinta Baca. Tidak hanya buku yang bertambah, tetapi juga ilmu pengetahuan yang dapat diakses oleh anak-anak Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang minat baca dan angka keaksaraannya masih rendah.

 

Bagaimana dan di mana saya bisa mendonasikan buku?

Kami melibatkan relawan #DutaBaca* di berbagai tempat seperti sekolah, kampus, fasilitas umum, tempat ibadah, dan sebagainya. Di tempat-tempat tersebut kami menyediakan kotak donasi buku (Drop Box) dan dikoordinasi oleh Duta Baca.

Di luar tempat-tempat tersebut, Anda juga tetap dapat berpartisipasi mendonasikan buku. Silakan menghubungi kami, baik melalui telepon, email, maupun media sosial untuk inforasi selengkapnya.

[untuk saat ini, #DutaBaca baru dimulai di Bogor. Tempat-tempat lain segera menyusul.]

 

Apakah boleh mendonasikan komik dan majalah serta buku pelajaran?

Boleh. Ada banyak komik dan majalah untuk anak-anak yang isinya edukatif. Karenanya, kami mendorong peran aktif Anda untuk melakukan seleksi mandiri tentang konten komik atau majalah guna memastikan tidak memuat isu SARA, kekerasan, dan pornografi.

Untuk buku pelajaran, kami sangat mengharapkan berupa buku-buku yang tidak mengarah/merujuk pada kurikulum tertentu, baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

 

Bagaimana jika saya tidak punya banyak koleksi buku, tetapi memiliki dana untuk berbelanja buku?

Tentu Anda tetap dapat berpartisipasi. Kami senang jika aada alokasi dana sehingga kami dapat berbelanja buku sesuai kebutuhan di Perpustakaan Cinta Baca.

 

Jadi, segeralah bergabung, menciptakan Generasi Cinta Baca demi INDONESIA CERDAS!

 

Yayasan Cinta Baca
Jl. Raya Bogor Baru Blok A2/17 Bogor, Jawa Barat
Telp. 0251-8354765, 087870321690
Rekening BCA No. Acc. 8720083800 a.n. Yayasan Cinta Baca

FB Fan Page: cintabaca.ID
Twitter: cintabaca_ID
Instagram: cintabaca_ID

 


*Data terbaru yang dirilis BPS dan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyebutkan bahwa jumlah penduduk buta aksara 2014 di Indonesia sejumlah 6.007.486 atau sekitar 3,76% dari total penduduk.

**Sumber: Deputi Pengembangan Perpustakaan RI 2002